Tidak Punya Etika dan Moral, MUI: 'Ahok Cocoknya Gubernur Texas'


Rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akan membuka toko khusus penjualan minuman beralkohol dinilai hanya politik ekonomi liberal yang memang tidak membawa-bawa agama ke dalam kehidupan ekonomi.

"Ahok cocoknya menjadi gubernur di Texas Amerika sana, bukan di Jakarta atau di Indonesia," ujar Pelaksana tugas Ketua Bidang Pendidikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas di Jakarta, Minggu (19/4/2015), seperti dilansir Pelita Online.

Dia mempertanyakan ideologi apa yang dipakai Ahok dalam menjalankan politik ekonomi. Sebab sudah tegas kalau ideologi Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 bahwa tidak akan akan merealisasikan kebijakan Ahok tersebut.

Alasan Ahok yang ingin membuat tempat khusus penjualan minuman beralkohol dengan dalih untuk pertumbuhan ekonomi, katanya, dinilai tidak mendasar. Pasalnya, pertumbuhan ekonomi itu harus sesuai dengan ideologi politik bernegara, sesuai dengan ajaran Bapak Pendiri Bangsa Bung Hatta.

"Ideologi negara Indonesia adalah Pancasila Berketuhanan Yang Maha Esa. Maka dipastikan ketuhanan merujuk pada ajaran agama yang mengedepankan etika dan moral," tandasnya.

Jika kepentingan ekonomi yang menjadi pertimbangan Ahok, dia mempertanyakan kepentingan ekonomi siapa yang akan dibela. Apalagi kalau membaca tulisan Bung Hatta yang mengatakan bahwa politik perekonomian mengemukakan tujuan yang normatif.

Dimana coraknya ditentukan oleh ideologi negara dan paham kemasyarakatan. Jadi untuk apa ekonomi Indonesia tumbuh kalau berakibat rakyat Indonesia tidak bisa tenang dan damai.

"Bahkan, ribuan dari jiwa penduduk Indonesia melayang karena dampak buruk mengonsumsi alkohol," pungkasnya.

0 Response to "Tidak Punya Etika dan Moral, MUI: 'Ahok Cocoknya Gubernur Texas'"

Post a Comment