Larangan Makan Minum Sambil Berdiri Dalam Ajaran Islam Ternyata Sesuai Kesehatan


Ajaran Islam menganjurkan makan dan minum dilakukan sambil duduk tenang dan tak terburu-buru. Ternyata, secara medis ada alasan yang menyebutkan resiko jika makan dan minum dilakukan sambil berdiri.

Apabila seseorang makan dan minum sambil berdiri, maka makanan dan minuman tersebut akan mengalir sampai di bagian usus terbawah dengan deras. Jika hal ini menjadi kebiasaan, kondisi usus atau organ pencernaan akan turun dan merusak sistem pencernaan. Anda bisa mengalami disfungsi saat mencerna makanan.

Berbeda dengan jika kegiatan makan dan minum dilakukan sambil duduk, maka usus dan organ pencernaan akan bekerja perlahan dan normal. Organ pencernaan pun tidak dalam kondisi tegang akibat posisi berdiri.

Saat seseorang sedang berdiri, maka pusat syarafnya bekerja keras mengatur keseimbangan tubuh agar tetap tegak. Ini dapat mengganggu konsentrasi jika Anda sekaligus juga mengonsumsi makanan dan minuman.

Selain itu, saat Anda minum sambil duduk ada organ tubuh bernama sfinger yang akan menyaring air minum. Sfinger bekerja dengan struktur otot yang mirip dengan otot yang mengatur air kencing. ia akan menutup dan membuka untuk menyalurkan air ke ginjal dengan perlahan jika Anda duduk.

Namun jika berdiri, maka sfinger tidak bekerja dan membuat air langsung masuk ke ginjal tanpa disaring terlebih dahulu. Ini berbahaya sebab ginjal akan bekerja lebih keras dan memicu terjadinya pengendapan di kandung kencing.

Jika Anda minum sambil berdiri, resiko terjadinya pengendapan kristal di ginjal lebih tinggi. Nah, bagi yang terbiasa makan dan minum sambil berdiri, sepertinya perlu merubah kebiasaan buruk tersebut. Karena bagaimanapun mencegah penyakit jauh lebih baik daripada mengobati.

Sumber: Kabar Salam

0 Response to "Larangan Makan Minum Sambil Berdiri Dalam Ajaran Islam Ternyata Sesuai Kesehatan"

Post a Comment